google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html

Pemeriksaan Komponen Elektronik Pada Mobil EFI Yang Mogok

Berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengecek dan memeriksan rangkaian kelistrikan pada kendaraan Xenia dan Avanza apabila kendaraan anda mati total atau mogok ditengah jalan. Dengan hanya bermodalkan alat pengukur kelistrikan, anda dapat dengan mudah untuk memperbaiki kerusakan yang sedang terjadi. 

Adapun beberapa komponen yang harus anda periksa diantaranya yaitu :

A. Pemeriksaan Power Suply ( Sumber tegangan)


Wering Diagram Power Suply


1. Lakukan pemeriksaan tegangan baterai.
2. Periksa kondisi sekering EFI 15A yang terdapat di JB 1 .
3. Periksa kondisi sekering Engine 10A yang terdapat di JB 2.
4. Periksa kerja EFI Main Relay.

B. Pemeriksaan Sekering EFI  15 A (Amper)


Fuse Box pada ruang mesin
Pemeriksaan ini menggunakan multitester/ AVO meter dengan skala OHM
 1Lepaskan sekering EFI 15A dari R/B yang terdapat di ruang mesin.
 2. Periksa tahanan Fuse EFI : nilai tahanan dibawah 1 Ohm.
 3. Jika sekering OK pasang kembali.

 4. Periksa tegangan pada posisi kaki Fuse EFI dan pastikan tegangan akan ada terus menerus  walaupun kunci kontak OFF

C. Pemeriksaan Sekering Enggine 10 A (Amper)
Jika pemeriksaan pada Sekering EFI 15A sudah OK tetapi mesin masih tidak mau hidup juga maka lakukan pemeriksaan pada Fuse Engine 10A. Pemeriksaan dilakukan menggunakan Ohm Meter.

Junction Blok pada ruang kabin
1.  Lepaskan Fuse E/G 10A dari J/B 2  yang terdapat di ruang pengemudi diatas pedal gas.
2.  Periksa tahanan Fuse E/G : nilai tahanan dibawah 1 Ohm.
3. Jika sekering OK pasang kembali.
4. Periksa tegangan pada posisi kaki Fuse E/G dan pastikan tegangan akan ada jika  kunci kontak pada posisi ON 

D. Pemeriksaan EFI Main Relay
EFI main relay berfungsi untuk mengaktifkan Engine ECU ( Control Unit EFI ). Jadi walaupun tidak ada sekering yang putus tetapi relay ini rusak maka sistim EFI menjadi tidak dapat berfungsi. 

Kotak EFI Main Relay

1. Lepaskan Relay EFI dari J/B 2  yang terdapat di ruang pengemudi diatas pedal gas.
2.  Periksa tegangan pada kaki relay ( 3 ) yang terdapat pada J/B 2, tegangan > 11 Volt. Dan akan ada terus walaupun kunci kotak OFF
3. Periksa tegangan pada kaki relay ( 2 ) yang terdapat pada J/B 2, tegangan > 11 Volt. Ketika kunci kontak ON.

E. Pemeriksaan Main EFI Relay
Jika tegangan pada dudukan EFI Main Relay yang terdapat pada J/B 2 Ok, pemeriksaan kita lanjutkan ke EFI Main Realy

Konstruksi Main EFI Relay

1. Ukur tahanan pada kaki relay antara no 1 dan no 2 nilai tahanan kurang lebih 170 ohm.
2. Ukur nilai tahanan antara kaki relay no 3 dan 5, nilai tahanan harus > 10 Kilo ohm.
3. Beri tegangan dengan baterai pada kaki no 1 dan 2, kemudian ukur nilai tahanan antara kaki relay no 3 dan 5, nilai tahanan harus dibawah 1 Ohm.

F. Pemeriksaan Power Suply Pada ECM ( Electronic Control Module)
Jika pemeriksaan sampai pada relay sudah Ok sekarang pemeriksaan kita lanjutkan pada ECU ( Engine ECU )

Melepas Soket Pada ECM

Lepaskan Connector E8 pada engine ECU Putar kunci kontak pada posisi ON.Periksa tegangan yang terdapat pada pin no 7 

Terminal Pada Soket ECM
1. Tegangan pada pin no 7 harus sama dengan tegangan baterai.
2. Jika pada pin no 7 tidak terdapat tegangan. Periksa hubungan antara pin no 5 pada EFI main relay yang terdapat pada J/B 2 dengan pin no 7 pada connector E8 ( nilai tahanan < 1 Ohm )

G. Pemeriksaan Sirkuit Pumpa Bahan Bakar
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar relay bahan bakar menjadi ON pada saat kunci kontak pada posisi start.
Sirkuit_pumpa_bahan_bakar
1. Ada input ke ECM pada terminal STA
2. Pada saat signal STA masuk ke ECM, ada signal N1 dan N2 ( dari crank sensor )
4. Selama mesin hidup signal N1 dan N2 harus tetap masuk ke ECM

H. Pemeriksaan Signal NE ( Crank Sensor /sensor Crankshaft)
Signal NE, akan memberi inputan ke Engine ECU / ECM mengenai Rpm Mesin untukmenentukan ijeksi bahan bakar dan mengaktifkan kerja pompa secara terus menerus.

Diagram Crank Sensor


Cara Memunculkan Kode Diagnostic Pada Xenia Dan Avanza

Ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk memunculkan kode Diagnostic pada kendaraan Xenia dan Avanza. Tujuan dari memunculkan kode ini yaitu untuk melihat kinerja setiap sensor pada mesin dan juga sebagai langkah awal diagnosis perbaikan yang akan dilakukan.

Adapun caranya yaitu :

1. Menggunakan Scan Tool 

Dengan menggunakan Scan Tool, maka kode diagnostic dapat terbaca langsung. Dan ini sangat memudahkan bagi para teknisi.
Menghubungkan Scan Tool ke DLC 


2. Secara manual 

Jika kita tidak mempunyai scan tool, maka cara yang paling mudah yaitu dengan menghubungkan 2 terminal yang ada pada DLC ( Data Link Conector) yang terdapat didalam kabin. DLC merupakan soket betina yang disambungkan ke Scan Tools. Lebih persisnya, komponen ini terletak di bawah ster pengemudi.
Jika kita menggunakan cara manual untuk membaca kode diagnostic, maka kita harus menghubungkan terminal E/G ECU (T) dan E yang terdapat pada DLC seperti pada gambar dibawah ini.
DLC (Data Link Conector)

a. Cara membaca kode diagnostic pada MIL ( Malfunction Indicator Lamp)

Kedipan yang terjadi pada MIL/ lampu check Enggine menyerupai kode sandi morse. Pada saat tidak ada DTC ( Data Trouble Code) / data kesalahan yang tersimpan pada ECU, maka lampu MIL/ Check Enggine akan mengedip dengan Interval 0,25 detik.

Lampu Check Enggine
Kedipan lampu enggine normal

Sedangkan jika ada ketidaknormalan yang tersimpan pada ECU, maka ketika DLC kita jumper antar terminal T dan E yang terjadi adalah kedipan MIL/lampu check enggine akan berkedip dengan interval yang berbeda jika dibandingkan dengan kondisi normal.


Kedipan lampu enggine tidak normal

b. Cara membaca kode DTC ( Data Trouble Code)/ kode kesalahan
kode DTC yang terdapat didalam buku perbaikan (repair manual) terdapat dua jenis, yaitu seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah ini.

Kode DTC sirkuit tekanan absolut manifold (PIM) / tekanan barometric yang tertulis didalam tabel.

Kode DTC


- P0105 ( kode didepan garis miring)
Kode ini hanya akan muncul jika kita menggunakan Scan Tool / Intelegent Tester

- 13 ( kode dibelakang garis miring)
Kode ini hanya akan muncul jika dibaca secara manual ( menggunakan kabel jumper) yaitu berupa kedipan lampu.


Setelah mengetahui kode kerusakan pada DTC, maka selanjutnya kita lihat kode kerusakan tersebut pada manual book ( buku perbaikan).

Kode kerusakan pada buku perbaikan