google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Pembagian Panas Yang Terjadi Pada Motor Bakar

Pembagian Panas Yang Terjadi Pada Motor Bakar

Diagram penyebaran panas pada motor bakar


Salah satu fungsi mesin motor bakar pada kendaraan yaitu merubah energi mekanis menjadi enegi panas. Yaitu dengan  adanya pembakaran pada ruang bakar pada mesin itu sendiri. Namun hasil panas yang dihasilkan oleh pembakaran mesin tidak semuanya terserap menjadi tenaga. Panas yang dihasilkan akan terurai ke beberapa komponen mesin. Panas efektif yang dimanfaatkan menjadi tenaga tidak lebih dari 50% benyaknya.

Berikut ini rincian penyebaran panas yang berasal dari hasil pembakaran :

KERJA EFEKTIF
Jumlah kerja efektif diukur pada poros engkol yang besarnya 23-28 % pada motor bensin dan 30-34% pada motor diesel.

PANAS HILANG AKIBAT PENDINGIN 
Mesin harus memberikan panas terus menerus dan untuk mencegah mesin terlalu panas harus didinginkan dengan air dan minyak (oli). Panas  hilang akibat pendinginan yagn diperkirakan 32 - 35 % pada motor bensin dan pada motor diesel akan lebih kecil.

PANAS HILANG AKIBAT GAS BUANG
BIla gas buang didalam silinder berekspansi akibat pembakaran mendorong torak ke TMB dan gas ini tetap masih mengandung panas dan tekanan pada saat gas tersebut di buang.
Kerugian panas akibat gas buang dan panas radiasi berkisar 33-38% pada motor bensin dan sedikit lebih kecil pada nitir diesel.

KERUGIAN MEKANIS
Panas hilang untuk menggerakkan alat-alat tambahan seperti pumpa air, pompa oli, dan kerugian akibat gesekan -gesekan pada piston  katup/valve. Dan kerugian ini berkisar 5-6%.

PUMPING LOSS
Pada saat piston bergerak turun, vacum terjadi dalam silinder untuk memasukkan udara dan hal ini merupakan kerugian. hal seperti ini  terjadi juga pada langkah buang dan kompresi. Kerugian ini disebut pumping loss

0 comments:

Post a Comment