google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Mengenal Komponen-komponen Mesin Yang Bergerak Dan Beserta Fungsinya

Mengenal Komponen-komponen Mesin Yang Bergerak Dan Beserta Fungsinya

komponen-komponen mesin yang bergerak

Setelah sebelumnya kita telah mengetahui komponen-komponen mesin yang tidak bergerak beserta fungsinya, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai komponen-komponen mesin yang bergerak beserta fungsinya.

Komponen-komponen yang bergerak pada mesin memiliki resiko kerusakan lebih tinggi, karena memiliki beban kerja yang yang lebih besar. Oleh karena itu, komponen-komponen ini sangat berpengaruh terhadap performa mesin.

1. PISTON


Cara kerja piston dan fungsi piston
Piston

Fungsi piston atau Torak yaitu menerima tekanan gas dari hasil pembakaran yang kemudian diteruskan diteruskan ke crankshaft memalui batang piston ( conecting rood ) Piston termasuk salah satu komponen yang bekerja dengan ritme yang sangat lelah. Oleh karena itu, komponen ini sangat berpengaruh terhadap tenaga mesin yang disemburkan.

2. KATUP
cara kerja dan fungsi katup atau klep pada mesin
Katup

Katup pada mesin memiliki jumlah yang berbeda-beda, namun jenis katup semuanya sama yaitu katup masuk dan katup buang. Katup masuk berada pada saluran masuk campuran udara dan bahan bakar, dimana katup ini terbuka pada langkah hisap. Sedangkan katup buang terbuka pada langkah buang untuk membuang sisa-sisa pembakaran pada ruang bakar. Fungsi katup atau klep yaitu membuka dan menutup saluran masuk dan saluran buang pada ruang bakar.

3. ROCKER ARM


fungsi dan cara kerja rocker arm
Rocker Arm

Rocker arm atau yang lebih familier disebut dengan kuku macan berfungsi mendorong katup agar terbuka. Sedangkan bekerjanya rocker arm akibat dorongan dari tonjolan pada poros bubungan ( Chamshaft). Pada mobil mobil jaman dulu, roker arm dapat distel celahnya dengan menggunakan feelr gauge untuk mendapatkan hasil pembakaran yang maksimal. Namun pada kendaraan zaman sekarang, rocker arm telah dibekali dengan teknologi pendorong hidrolik yang dapat mengatur celah katup secara otomatis.

4. CRANKSHAFT ( Poros Engkol )


cara kerja dan fungsi poros engkol
Poros engkol

Crankshaft atau poros engkol berfungsi merubah gerak naik turun piston mejadi gerak putar yang disalurkan ke flywheel untuk memutarkan poros input transmisi dan disalurkan ke setiap roda sebagai tenaga penggerak kendaraan. Crankshaft terdiri dari beberapa komponen yang harus kita ketahui bersama, diantaranya yaitu :
a. Crank Pin
b. Crank Arm
c. Balance Weight
d. Crank Jurnal


5. CAMSHAFT ( Poros Bubungan )


cara kerja poros bubungan atau camshaft
Poros Camshaft

Berbeda dengan Crankshaft, camshat merupakan poros yang bentuknya sedikit lebih kecil dibanding poros engkol. karena bentuknya yang kecil, poros bubungan ini berfungsi sebagai pembuka dan penutup katup. Cara kerjanya yaitu dengan mendorong ujung pangkal katup dengan tontolan yang ada pada porosnya. Jumlah chamshaft pada setiap mesin jumlahnya berbeda, ada yang 1 buah dan 2 buah, hal ini tergantung dari jenis penggerak katup yang digunakan.  Untuk lebih jelas mengetahui jenis-jenis penggerak katup anda bisa membaca Jenis-jenis Mekanisme Katup.

1 comments:

  1. terimakasih infonya min, artikelnya bagus, terus berkarya, berbagi artikel-artikel yang bermanfaat lainnya, lain kali mampir kesini lagi

    ReplyDelete