google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Ciri - Ciri Keausan Tidak Normal Pada Ban Dan Penyebabnya

Ciri - Ciri Keausan Tidak Normal Pada Ban Dan Penyebabnya

Sadarkah anda apakah ban kendaraan anda mengalami keauasan yang tidak wajar  ? bila tidak, berarti anda termasuk seorang pengemudi yang handal dalam merawat dan mengendarai kenderaan sehari - hari. Namun, jika ban anda mengalami keausan yang tidak wajar maka bisa jadi ada yang salah dalam perawatan dan pengendaraan yang anda lakukan. Jadi saatnya anda perhatikan apakah ban ada mengalami keausan yang normal atau tidak wajar.

Baiklah, ada beberapa identifikasi yang dapat anda lakukan untu melihat keuasan yang tidak wajar pada kendaraan  anda.

1. Aus pada bahu ban atau tengah 

aus pada bahu ban dan tengah ban
Aus pada bagian tengah atau bahu ban
Apabila  tekanan pemompaan ban terlalu rendah, maka posisi tapak yang menyentuh tanah adalah bagian bahunya saja.  Akibatnya pada bagian ini  akan aus lebih cepat dari pada tengahnya. sama seperti pada kondisi ketika kendaraan medapatkan  kelebihan beban, maka  akan menimbulkan efek yang sama.

Sebaliknya, jika tekanan ban terlalu tinggi maka posisi tapak yang menyentuh tanah adalah bagian tengahnya saja. Hal ini mengakibatkan bagian  tengahnya akan aus lebih dahulu dari pada bahunya. Oleh karena itu jika ban kendaraan anda aus pada bagian bahu atau tengahnya saja, kemungkinan faktor - faktor diataslah penyebabnya.

2. Aus pada bagian luar atau bagian dalam

aus pada bagian sekeliling ban
Aus pada bagian sekeliling ban

Aus memutar, ditunjukkan pada gambar diatas. Keausan yang terjadi hanya pada bagian satu sisi saja, bisa bagian dalam ataupun bagian luar saja.  Hal ini terjadi  disebabkan oleh kecepatan memutar yang besar.

Mengubah susunan atau membongkar seluruh bagian suspensi dapat mempengaruhi alignment roda depan, menyebabkan aus ban yang tidak normal.
Jika salah satu sisi tapak ban aus lebih cepat dari yang lainnya, maka bisa kita simpulkan bahwa ini disebabkan oleh  kesalahan pada penyetelan sudut camber.

lebih detailnya apabila keausan terjadi pada bagian  dalam ban, maka penyetelan camber negative - too terlalu besar. Sebaliknya jika keausan terjadi pada bagian luar ban, maka penyetalan camber positif - too lerlalu besar.


3. Keausan berserabut ( keausan Toe In dan Toe Out )

keausan ban berserabut akibat penyetelan toe in dan toe out
keausan ban berserabut

Penyebab utama keausan berserabut pada tapak ban adalah pengaturan pada sudut Toe. Toe in yang besar akan memaksa ban  selip ke arah luar dan menyebabkan tapak terseret ke depan pada permukaan jalan yang menimbulkan keausan pada toe-in. Permukaan ban ( bagian tapak )  akan membuat bentuk seperti bulu, seperti ditunjukkan dalam ilustrasi.  Kita  dapat mengindentifikasinya  dengan meraba tapak ban dengan jari dari bagian dalam ke bagian luar ban.


Sebaliknya, jika penyetelan sudut Toe-out yang terlalu  besar, maka akan  menimbulkan aus toe-out.  Yang ditunjukkan dalam ilustrasi pada gambar diatas bahwapermukaan bagian tapak ban menjadi berbulu.

4. Aus Toe and heel

aus_ban_toe_and_heel
Aus ban toe and heel
Aus toe-and-heel adalah aus sebagian yang biasa timbul pada ban dengan pola lug atau balok. Sedangkan ban dengan pola rib keausan yang terjadi berbentuk  pola seperti gelombang.

Untuk lebih mengetahui jenis - jenis pola tapak ban, baca Jenis - jenis Pola Tapak Ban

Aus toe-and-heel cenderung timbul lebih gampang ketika ban berputar dan tidak diberikan gaya gerak dan gaya rem. Jadi, aus toe-and-heel  paling sering timbul pada roda bukan penggerak, yang tidak diberi gaya gerak (driving force). Lebih mudahnya adalah, jika kendaraan kita mempunyai jenis penggerek roda belakang, maka keausan toe and heel akan lebih mudah menyerang ban bagian depan ( karena bagian ban depan bukan sebagai penggerak ).

Dalam kasus pada roda penggerak, gaya penggerak menyebabkan ban aus di arah yang berlawanan dengan aus toe-and-heel. Gaya pengereman juga memberikan hasil yang serupa. Hasilnya, hanya sedikit aus toe-and-heel pada ban yang berperan sebagai ban penggerak ( ban penggerak akan lebih kecil terkena aus toe and heel ).

5. Aus sebagian ( cupping )
aus sebagian pada ban
aus sebagian pada ban
Jika bantalan roda, ball joints, tie rod ends, dan lainnya longgar ( goyang ), atau spindle-nya bengkok, maka ban akan goyang ke tempat tertentu pada rotasinya  saat kecepatan tinggi yang  kemudian memberikan gesekan besar yang mengakibatkan selip. Sehingga akan menimbulkan aus setempat (spot wear).

Tromol rem  yang aus juga dapat menyebabkan rem berhenti  pada interval tertentu saja, hal ini juga  yang dapat menimbulkan aus setempat pada area yang luas pada arah sekeliling ban.

PETUNJUK:
a. Sebuah tambahan (canvas patch) yang digunakan pada tapak ban untuk memperbaiki kebocoran          atau tonjolan akan mengakibatkan aus setempat (spot). 
b. Tiba-tiba berjalan, mengerem, dan memutar juga akan mengakibatkan aus setempat.
c. Pemasangan roda yang tidak seimbang juga menyebabkan aus setempat.

0 comments:

Post a Comment