google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Fungsi Sistem Pendingin Pada Mesin Mobil Dan Komponen - Komponennya

Fungsi Sistem Pendingin Pada Mesin Mobil Dan Komponen - Komponennya

Komponen - komponen Sistem Pendingin

Keterangan pada gambar
1. Radiator
2. Resevoir tank
3. Radiator Cap
4. Cooling Fan
5. Water Pump
6. Thermostat

Banyak orang yang mengira bahwa sistem pendingin pada mesin mobil adalah untuk mendinginkan mesin mobil akibat panas yang dihasilkan dari pembakaran didalam ruang bakar. Ini merupakan pengertian yang salah besar, sebab sejatinya fungsi sistem pendingin bukanlah mendinginkan. Karena jika mesin mobil dalam keadaan dingin seterusnya maka akan menimbulkan efek buruk terhadap mesin mobil kita, salah satunya adalah terjadinya campuran gemuk udara bahan bakar yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar akan selalu boros, dan itu bukan keinginan kita semuanya.

Jadi fungsi sistem pendingin pada mesin mobil yang sebenarnya adalah untuk mengatur suhu mesin agar selalu terjaga pada temperatur 80 - 90 derajat celcius. Suhu tersebut adalah suhu terbaik untuk mendapatkan hasil campuran udara dan bahan bakar yang tepat sehingga mesin juga akan menguarkan ternaga maksimal.

Sistem pendingin pada mesin terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Sistem Pendingin Udara
Sistem ini biasanya digunakan untuk mesin - mesin yang kecil yang menopang beban kerja tidak terlalu tinggi serta pemakain waktunya relatif tidak terlalu lama. Ciri - ciri mesin yang menggunakan sistem pendingin udara adalah desain pada bagian kepala silinder dilenggkapi degan sirip - sirip yang berfungsi sebagai penangkap udara.
sirip pada kepala silinder
Sirip pada kepala silinder


2. Sistem pendingin Air
Sistem pendingin air digunakan untuk mesin - mesin besar yang menopang beban kerja tinggi serta pemakaian waktunya lebih lama. Ciri - ciri mesin yang menggunakan sistem pendingin air adalah adanya radiator, dan pumpa air yang diputar oleh puly mesin. Dampak positif yang dihasilkan oleh sistem pendingin air adalah dapat meredam suara pembakaran yang terjadi di ruang bakar.
radiator pendingin
Radiator pendingin
Adapun fungsi komponen - komponen sistem pendingin yaitu :

a. Radiator 
Berfungsi untuk membuang panas pada air yang bersirkulasi didalam mesin melalui sirip - sirip yang ada pada radiator.

radiator
radiator



b. Water Pump ( Pumpa Air )
Untuk mensirkulasikan ( memompakan ) air pendingin mesin, dari radiator ke mesin
Biasanya pompa yang dipakai adalah jenis centrifugal, dan pompa ini digerakkan dengan tenaga mesin itu sendiri dengan perantaraan fan belt.

pumpa air
pumpa air


d. Thermostat
Berfungsi untuk membuka dan menutup saluran air pendingin dari mesin ke radiator. Dimanan jika thermostat dalam posisi terutup, maka aliran air akan melewati selang by pas yang selanjutnya akan disirkulasikan kembali oleh pumpa air.

Baca juga :Jenis - jenis thermostat dan cara kerjanya

thermostat
thermostat

e. Cooling Fan ( Kipas Pendingin )
Untuk mensirkulasikan ( mengalirkan ) udara melalui sirip - sirip yang pada radiator. jenis penggerak Cooling fan yang digunakan pada mesin pendingin ada dua yaitu motor listrik dan mekanik (diputar oleh puly mesin ). 

  kipas pendingin
kipas pendingin


f. Tutup Radiator
Befungsi untuk menstabilkan tekanan yang ada pada radiator. Sebab, semakin panas air maka semakin tinggi tekanannya. 

tutup radiator
tutup radiator

g. Reservoir Tank
Berfungsi untuk menampung kelebihan air dari radiator pada saat terjadi pemuaian air didalam radiator, dan mengembalikan air ke radiator pada saat tekanan didalam radiator turun.
reservor Tank
reservor Tank

0 comments:

Post a Comment