google-site-verification: google7adaa44f8e64a07b.html
Home » » Jenis - jenis Ban Menurut Karakteristiknya

Jenis - jenis Ban Menurut Karakteristiknya

Ban adalah komponen vital pada setiap kendaraan. Ban menjadi salah satu faktor penentiu kenyamanan saat berkendara. Selain itu, ban juga dapat mempengaruhi performa traksi ( gaya gesek ) pada jalan. Oleh karenanya, memiliki jenis ban yang tepat adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan kenyamanan dan performa pada kendaraan kita.

Pilihlah ban sesuai dengan kondisi jalan yang akan kita lalui menggunakan kendaraan kita. Karena ternyata, banyak jenis - jenis ban yang ada dipasaran dimana jenis - jenisnya berbeda sesuai dengan karakteristik jalan yang akan dilewati. 

Secara konstruksi, ban dibagi menjadi dua yaitu ban bias dan ban radial.  Dimana pada kedua jenis ban ini, bentuk dan lilitan benangnya berbeda.

Ada beberapa cara untuk mengklasifikasikan ban. Seperti, tipe ban yang sesuai dengan kondisi  permukaan jalan yang dilalui, atau tipe ban sesuai dengan fungsinya, bahkan dapat juga dikelompokkan menurut karaketeristiknya.

1. Ban Salju ( snow tires )


ban salju
Ban salju


Ban salju didesain untuk menjaga kemampuan manuver pada jalan berlumpur atau jalan yang tertutup salju. Ini dilakukan dengan menyediakan lebih banyak balok pada pola tapak, dan membuat balok ini lebih dalam dan berjauhan satu sama lainnya. Ban ini menggabungkan pola tapak lug yang efektif meneruskan gaya gerak, dan pola rib untuk mengurangi selip-sisi.
Karakteristik
a. Lebih sedikit slip-sisi dan tenaga tarik lebih besar, dan kemampuan stabilitas pengendalian                 pada saat pengereman lebih baik.
b. Kemampuan manuver yang lebih baik ketika berbelok dan berganti jalur.
c. Lebih gampang keluar dari alur bekas roda.
d. Resistensi gulir lebih kecil.
e. Lebih sedikit getaran dan bunyi.

Karena tapak ban salju kurang keras dari tapak ban normal, stabilitas pengendaraan kecepatan tinggi pada permukaan jalan kering ban ini kurang baik. Pada keadaan ini menjadi sulit membelok.

2. Ban Perpaku ( Spiked Tires )
ban paku
Ban Paku

Ban salju bekerja dengan baik pada jalan yang tertutup salju, tetapi mempunyai sedikit kemampuan untuk mencengkeram permukaan jalan es. Ban berpaku dibuat untuk memberikan stabilitas berkendara yang lebih baik pada kondisi tersebut.  Penampilannya sama dengan ban salju, dikombinasikan dengan paku metal, yang akan mencengkeram permukaan es untuk meneruskan gaya gerak dan gaya rem kendaraan.

Tetapi, melengkapi kendaraan hanya dengan ban berpaku saja tidak menjamin keselamatan berkendara pada jalan bersalju atau jalan ber-es.  Kendaraan harus tetap dijalankan dengan sangat hati-hati. Juga penggunaan ban berpaku pada kendaraan yang bebas salju dan es harus dihindari, karena ini tidak saja mempercepat aus-nya paku, tetapi juga rusaknya permukaan jalan dan menimbulkan polusi bagi udara dengan berterbangannya partikel-partikel beton dan aspal.

Pihak yang berwenang di beberapa negara dan daerah melarang penggunaan ban berpaku serta rantai ban karena alasan ini.

3. Ban Stud Less
ban stud Less
ban stud less

Di masa lalu, ban berpaku terutama digunakan pada jalan bersalju dan ber-es. Tetapi, karena penggunaan ban berpaku telah dilarang di beberapa negara, ban stud less dibuat untuk memfasilitasi kendaraan untuk bergerak di atas jalan ber-es tanpa menggunakan paku.  Ban stud less menggunakan tapak karet khusus, yang memiliki kemampuan seperti ban salju, untuk mencegah kehilangan fleksibilitas pada temperatur yang sangat rendah sekalipun.

Dengan tapak khusus ini memungkinkan ban dapat menyentuh permukaan jalan secara memadai,  bahkan ketika jalan tertutup salju atau es. Sebagai tambahan, sesuai dengan banyaknya potongan kecil pada permukaan tapak, yang disebut "sipes", ban dapat dengan efektif menggali dan membuang es dan salju, memungkinkan ban mendapatkan gaya gerak dan gaya rem yang memadai. Namun, ada beberapa kasus dimana performa ban stud less tidak terbukti ketika digunakan pada beberapa kondisi jalan dan cara berkendara tertentu. Oleh karena itu, utamakan kewaspadaan saat berkendara di jalan bersalju atau ber-es, bila perlu gunakan rantai ban. 

4. Ban Segala Cuaca ( All Weather / All Seasion Tires )
Ban segala cuaca
ban segala cuaca

Ban segala-cauca telah dimodifikasi untuk meningkatkan performa berkendara pada permukaan jalan yang berpasir atau yang tertutup salju. Ini adalah ban multi-guna, yang dapat dipakai sepanjang tahun, karena memiliki karakteristik ban normal dan ban salju.

Grafik di sebelah kiri menunjukkan perbandingan performa ban segala-cuaca dan ban biasa (lingkaran dalam grafik). Semakin jauh nilai jatuh pada sisi luar lingkaran, semakin besar kemampuan keterkaitannya.

Ban segala-cuaca memiliki sebuah steel-belted radial-ply carcass dan pola tapak densely-siped block untuk meningkatkan tenaga tarik dan resistensi selip-sisi. Alur tapak pada ban segala-cuaca lebih dangkal dari ban salju tetapi lebih dalam daripada ban biasa. Ini artinya mereka dapat menstabilkan kendaraan di salju untuk dapat mencengkeram jalan

5. Ban Pasir ( Sand Tires )
Ban pasir
Ban pasir

Ban ini didesain untuk dapat bergerak pada area yang berpasir.
Tapak ban ini lebar, dan pola tapak berusuk dengan alur dangkal yang mencegahnya dari kerusakan melalui lapisan teratas lapisan pasir atau tanah.
Jadi, carcass ban ini dibuat agar dapat mengangkut beban berat meski pada waktu tekanan ban rendah.

0 comments:

Post a Comment